Makhluk Mitologi Yunani
Istilah
Mitologi telah dipakai sejak abad 15 dan berati “ilmu yang menjelaskan
tentang mitos”. Di masa sekarang, Mitologi menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia(1997) adalah ilmu tentang bentuk sastra yang mengandung
konsepsi dan dongeng suci mengenai kehidupan Dewa dan makhluk halus di
suatu kebudayaan. Menurut pakarnya, Mitos tidak boleh disamakan dengan
fabel, legenda, cerita rakyat, dongeng, anekdot atau kisah fiksi. Mitos
dan agama juga berbeda, namun meliputi beberapa aspek.
Mitologi
terkait dekat dengan legenda maupun cerita rakyat. Tidak seperti
mitologi yang pada cerita rakyat, waktu, dan tempat tidak spesifik serta
ceritanya tidak dinggap sebagai sesuatu yang suci dan dipercaya
kebenarannya. Sedangkan legenda, meskipun kejadiannya dianggap benar
tetapi pelaku-pelakunya adalah manusia bukan dewa dan monster seperti
pada mitologi.
1. Argus Panoptes
Argus Panoptes(Ἄργος Πανόπτης) dalam mitologi Yunani adalah seorang Gigant bermata seratus yang berhasil membunuh Ekhidna.
2. Areion
Dalam mitologi Yunani, Areion(Ἀρείων) adalah kuda abadi keturunan dewa. Areion lahir dari hubungan Demeter dan Poseidon.
3. Athos
Athos
adalah salah makhluk dalam mitologi Yunani. Dia adalah salah satu dari
Gigant(raksasa). Dia pernah melempar sebuah gunung pada Zeus namun gunung tersebut dipukul oleh Zeus sampai terjatuh di dekat Makedonia dan disebut Gunung Athos.
4. Babi Erimanthios
Dalam mitologi Yunani, Babi Erimanthios(Ἐρυμάνθιοs ὁ κάπρος, Erymanthius aper) adalah makhluk yang harus ditangkap oleh Herakles
dalam rangka menyelesaikan tugas keempatnya. Herakles mngunjungi Khiron
terlebih dahulu untuk mendapatkan saran mengenai cara menangkap babi
tersebut dan Khiron menyuruhnya untuk menggiring babi itu ke dalam salju
tebal. Pada pertengahan musim dingin, Herakles melakukan usahanya dan
berhasil. Setelah menangkap babi tersebut, Herakles mengikat dan
membawanya ke Euristheus yang takut dan bersembunyi. Euristheus kemudian
menyuruh Herakles untuk menyingkirkan binatang itu yang lalu dituruti
oleh Herakles.
5. Babi Kalidon
Babi
Kalidon adalah salah satu monster dalam mitologi Yunani yang harus
ditangkap oleh para pahlawan. Babi ini dikirim oleh Artemis untuk
memporak-porandakan daerah Kalidon di Anatolia karena rajanya tidak
menghormati para dewa. Babi ini dibunuh dalam Perburuan Babi Kalidon
yang melibatkan banyak pahlawan lelaki, tetapi yang menang justru
adalah wanita yaitu Atalanta yang menggunakan panahnya. Menurut Strabo,
Babi Kalidon merupakan keturunan dari Babi Krommionia yang dikalahkan
oleh Theseus.
6. Banteng Kreta
Dalam mitologi Yunani, Banteng Kreta adalah hewan yang dicintai oleh Pasifae dan merupakan ayah dari Minotaur.
7. Burung Stimfalia
Dalam mitologi Yunani, Burung Stimfalia(Στυμφαλίδες ὄρνιθες, Stymphalídes órnithes)
adalah sekawanan burung pemakan manusia dengan paruh dari perunggu dan
bulu dari logam. Burung ini adalah hewan peliharaan Ares, dewa perang.
Kotoran mereka sangatlah beracun. Mereka berpindah ke Danau Stimfalia di
Arkadia untuk menghindari kawanan serigala. Burung ini berkembang biak
dengan cepat dan menghancurkan tanaman serta buah-buahan di daerah
tersebut. Menurut beberapa sumber, burung ini juga adalah burung yang
menyerang Argonaut.
8. Orakel Delfi
Orakel
Delfi(Δελφοί Delphoi) adalah sebuah orakel terkenal di Yunani yang
dilindungi oleh dewa Apollo. Kota Delfi sendiri disebut-sebut oleh
bangsa Yunani sebagai pusat dari tata surya.
Nama Delphoi dihubungkan dengan δελφ(delph=rongga) atau δελφός(delphus=rahim)
dan mungkin merupakan penghormatan pada Gaia, Dewi Bumi. Apollo
dikaitkan dengan lokasi ini dengan julukannya yang berbunyi Δελφίνιος(Delphinios=sang
Delfi), salah satu dari rahim. Dikisahkan bahwa Apollo tiba pertama
kali di Delfi dalam wujud seekor lumba-lumba dengan membawa pendeta
Kreta di punggungnya.
Legenda lainnya menyatakan Apollo berjalan dari utara menuju Delfi dan singgah di Tempe, kota di Thesalonika. Untuk mengambil laurel, tumbuhan yang sakral baginya. Sebagai peringatan, pemenang Perlombaan Pithia menerima mahkota bunga laurel yang dipetik di Tempe.
9. Delfin
Dalam
mitologi Yunani, Delfin(Δελφύνη) adalah Drakaina. Yakni monster setengah
wanita setengah naga. Delfin sering disamakan dengan naga Pithon.
10. Driad
Driad
adalah makhluk legendaris dari mitologi Yunani. Menurut mitologi Yunani,
Driad merupakan makhluk atau semacam peri yang menghuni tumbuh-tumbuhan
berwujud wanita.
Dalam
bahasa Yunani istilah serupa(drys), berarti pohon oak. Dari kata ini
timbul pengertian mengenai Driad yakni kaum Nymph yang hidup dalam
tumbuh-tumbuhan. Istilah tersebut sering dipakai untuk menyebut kaum
Nymph yang tinggal dalam pepohonan secara umum.
Karakter Driad dari mitologi Yunani muncul dalam kisah fantasi The Chronicles of Narnia sebagai spirit berwujud wanita yang berasal dari pepohonan. Dalam permainan Warcraft, Driad muncul sebagai salah satu unit petarung dari ras Elf. Wujudnya setengah wanita dan setengah rusa.
11. Ekhidna
Ekhidna(Ἔχιδνα)
adalah Drakaina dalam mitologi Yunani. Namanya berarti “wanita ular”.
Ekhidna disebut sebagai “Ibu dari Semua Monster”. Ekhidna bersarang di
sebuah gua yang disebut Arima. Hesiodos menggambarkan Ekhidna sebagai
monster raksasa yang bersama pasangannya, Tiphoeus atau Tifon yang
melahirkan berbagai monster mengerikan di mitologi Yunani.
Ekhidna
kemungkinan adalah keturunan dari Tartaros dan Gaia atau Keto dan
Forkis. Tubuh bagian atasnya adalah wanita tapi bagian bawahnya adalah
ular. Ekhidna juga sering digambarkan bersayap atau memiliki dua ekor.
Suatu
hari Ekhidna dan pasangannya menyerang dewa-dewa Olimpus, Zeus
mengalahkan mereka dan mengurung Tifon di bawah Gunung Etna. Namun, Zeus
membiarkan Ekhidna dan anak-anaknya tetap hidup sebagai tantangan untuk
para pahlawan. Ekhidna adalah monster yang awet muda namun tidak abadi.
Ekhidna mati dibunuh oleh raksasa bermata seratus, Argus Panoptes.
12. Elang Kaukasus
Dalam mitologi Yunani, Elang Kaukasus adalah seekor burung elang yang merupakan anak dari Tifon dan Ekhidna.
13. Empusa
Dalam mitologi Yunani, Empusa(Έμπουσα, Empousā)
adalah monster atau anak buah Hekate di dunia bawah. Dia sering
dikelompokkan bersama makhluk-makhluk dunia bawah seperti Lamia dan
Mormo.
14. Enkelados
Dalam mitologi Yunani, Enkelados(Ἐγκέλαδος)
adalah salah satu raksasa dan anak dari Gaia(Bumi) yang dibuahi oleh
darah Uranus. Bersama raksasa yang lainnya, Enkelados muncul di Flegra,
Thracia, atau di Pallene.
Dalam
pertempuran antara para Gigant melawan para dewa, Enkelados dilumpuhkan
dengan ditombak oleh dewi Athena. Dia kemudian dikubur di pulau Sisilia,
di bawah Gunung Etna. Abu vulkanik gunung tersebut dikatakan sebagai
napas Enkelados dan getarannya sebagai Enkelados yang bergerak-gerak. Di
Yunani, gempa bumi sering disebut sebagai “Serangan Enkelados”.
15. Erinyes
Dalam mitologi Yunani, Erinyes(Ἐρινύες, Ἐρινύς, Erinis)
atau Eumenídes(Eumenís) atau Dirae dalam mitologi Romawi adalah
sekelompok dewi kemarahan dan pembalasan. Erinyes berjumlah tiga dewi:
Alekto, Tisifon, dan Megaira. Mereka dilahirkan dari Gaia dan darah
Uranus.
Bila
ada orang yang membunuh orang tuanya maka Erinyes akan mengejarnya dan
membuatnya gila. Mereka sering digambarkan dengan ular di kepala mereka,
darah keluar dari mata mereka, dan terlihat sangat menakutkan.
Suatu
ketika Orestes membunuh ibunya sendiri Klitemnestra sehingga dia
dikejar-kejar oleh Erinyes. Orestes kemudian dibantu oleh Athena dan
Apollo untuk membela diri dalam sidang di kota Athena. Erinyes menerima
pembelaan Orestes karena Orestes membunuh Klitemnestra untuk membalas
dendam ayahnya, Agamemnon yang dibunuh oleh Klitemnestra. Erinyes juga
bertugas menyiksa roh orang jahat di dunia bawah

























Add Comments